Tampilkan postingan dengan label tebet. Tampilkan semua postingan

Menginap Gratis di Harris Hotel Tebet.

Lho kok bisa nginep gratis di Hotel gede gitu?? Bisa dong, dengan seizin Allah s.w.t dan seizin teman yang berhati mulia dan sangat baik nan dermawan. Hahahaha..

Jadi kejadiannya waktu itu, saya dihubungi oleh seorang teman yang berhati mulia dan sangat baik nan dermawan sebut saja Indah (nama asli bukan samaran). Begini katanya, "Ay, kantor lo deket sama Harris Tebet kan? Mau gak nemenin gw nginep di situ? Tapi besok hari Jum'at, satu malem doang. Kalo mau besok langsung ke Harris abis dari kantor, dan gw gak perlu ngasih kuponnya ke temen gw, biar kita aja yang pake." Yah gimana ya namanya gratis ya saya iyain aja yaa namanya rejeki mah jangan ditolak. Hihihihihihi.. Makasih Indah !

Usut punya usut, perusahaan di mana Indah bekerja mendapat penghargaan dari Harris Hotel karena paling sering menggunakan Harris Hotel sebagai tempat untuk acara kantor. Jadi diberikan beberapa voucher hotel, yang mana si Indah kebagian satu voucher meginap satu malam di Harris Hotel, dan teman-teman kantornya mendadak tidak bisa ikutan, jadinya saya yang gantiin.

Besoknya pun hari Jum'at 22 April 2016, kami bertemu di lobi Harris Hotel Tebet sekitar jam 7an malam, lobinya lagi sepi sih, sementara si Indah lagi ngurus check-in di resepsionis yang baik dan cepat layanannya, saya menikmati live band yang lagi nge-jam gak jauh dari resepsionis. Suasana di lobi terkesan hangat dengan aksen orange khas Hotel Harris, dan lampu temaram, beberapa sofa empuk, dan live band, bisa di bilang lobinya luas.

Lobi Harris Hotel Tebet.
Setelah mendapat e-card dari resepsionis kami pun menuju lift yang lokasinya berada di belakang resepsionis dan berhadapan dengan restoran. Kami mendapat kamar di lantai tiga. setelah sampai di kamar, langsung aja deh saya menjelajah ruangan.

Sebelah kanan terdapat rak yang menjorok ke dalam layaknya ruangan kecil, lebih terkesan seperti mini dapur kali ya, ada rak untuk gantungan baju di sebelah kanan, dan kiri ada rak dengan kulkas (mini bar), safety box, dan coffe& tea maker, dengan jendela kecil yang bolong menghadap ruang tidur. Sedangkan sebelah kiri pintu terdapat kamar mandi yang putih bersih, lengkap dengan perlengkapan mandi dan sikat gigi, handuk juga hairdryer. Dan ada bathtub ! Ya ampun udah lama banget saya gak ke hotel yang ada bathtubnya! Terakhir kali ya pas masa kejayaan bokap. Saya langsung aja ke luar kamar mandi dan bilang ke teman saya, "Wah, Ndah ada bathtubnya !" Mungkin yang ada di pikiran temen saya, ni anak norak banget ya, ya ampun jadi nyesel ngajak nginep. #lol

Hasil jepretan sendiri, jumat pake batik.
Di ruang tidurnya sendiri sangat luas, kalau kata agoda.com sih ukuran kamarnya sekitar 27-36 meter persegi dengan twin bed yang jaraknya deket banget (mungkin biar lebih mudah di satukan). TV layar datar di seberang tempat tidur, dan sofa tambahan yang sekaligus merangkap jadi additional bed di bawah tv, lalu meja dan tempat duduk di sisi kanan tempat tidur dan jendela mengarah jalan raya di sisi kiri. Yang saya suka lagi ruangan di Harris adalah ada aroma therapynya lho dan memiliki AC central, well sedikit curhat saya agak musuhan sama AC Split window karena saya udik gak kuat tidur denganhembusan AC split windows yang terkesan kering, pasti besoknya langsung sakit tenggorokan. 

Dari Arah pintu masuk, Foto di ambil dari Agoda.com
Karena lelah setelah bekerja kami pun merebahkan diri pada tempat tidur masing-masing. Seketika kita pandang-pandangan dan bilang, "ih kasurnya empuk banget". OK kali ini saya noraknya gak sendirian. Hahahaahahaaha..

Kemudian kami pun memutuskan untuk makan malam di luar, kebetulan ada depot bakso sapi langganan saya didekat hotel harris (nanti saya review ya ^^). Setelah itu kembali ke hotel dan menikmati tidur yang luar biasa nyenyak #lebay

Besoknya pun kami bangun dan sarapan di restoran harris. Yah namanya norak tapi berusaha cool gitu, baru kali ini setelah bertahun-tahun gak ke hotel besar, ngeliat sarapan lengkap kayak di Harris hahahaha, ada jajanan khas Jakarta pula. Ruangannya sih gak terlalu besar, kalau saya bilang 50:50 makanan dengan meja makannya hahhaha, tapi mungkin ada ruang kusus yang bisa di buka jika pengunjung sedang membludak. Kemudian di seberang ruangan ada kaca pembatas dengan areal kolam renang.

Dari pintu masuk di sebelah kanan ada deretan bubur ayam, berbagai soto, dan omelet telur. Sebelah kiri berjejer berbagai donut, presmanan nasi dan lauknya, coffe & tea & juice, berbagai roti, nasi kuning dan lauk pauk. Sedangkan di tengah ada jajanan khas jakarta, dan berbagai sereal.

Saat saya mengambil salah satu menu, teman saya berbisik, "Lo gak ambil ini juga, atau yang lain? Ambil aja nanti, all you can eat, kapan lagi kan. Lagian kayaknya tamunya lagi dikit." iya sih kalau itu saya tau, tapi sebagai manusia yang gak biasa sarapan membuat saya membatasi jatah makan pagi saya. Alhasil, temen saya sudah berhasil menyantap banyak makanan, saya cuma beberapa makanan aja. Pokoknya puas makannya deh. hehehehe..

Pasukan perut karet hahaha.. Saya & Indah.
Setelah itu kami pun ke mbali ke kamar berleha-leha dan berteriak, "Kami gak mau pulang, kasurnya posesif banget ih!".. bisa sih tapi bayar sekitar 700rb permalam perkamar. hahahaha..

Sayangnya kami hanya berkesempatan menginap hanya semalam, dan senang sekali (ya iya gratis) eh gak juga, tapi pelayanannya dan memang dari segi ruangan, kenyamanan tidur, sarapan, dan fasilitas menjamin lho. Oh iya selain kolam renang, ada tempat fitness dan spanya juga. Tapi saya gak tau di sebelah mana. Harris hotel cukup strategis untuk hotel di kawasan perkantoran Kuningan Jakarta Selatan, walau agak minggir ke tebet. Dan mungkin juga lebih murah dari hotel yang berada di sana dengan fasilitas yang cukup lengkap. Karena banyak teman-teman saya yang sedang dinas di jakarta atau ada acara kantor di jakarta, menginap di Harris. Kebetulan saya gak gitu explore hotel di Jakarta sih abis mahal, mau cari yang murah rentan hotel esek-esek hehehe.

Sekian dulu review dari saya, semoga membantu.